Paturay Tineung Pengawas Bina KKMI BARAKKUDA

Parungkuda (22/5 ) – Seluruh Kepala Madrasah dan Operator Madrasah KKMI Kecamatan Ciambar, Nagrak dan Parungkuda (BARAKKUDA) gelar acara perpisahan dengan Pengawas Madrasah H. Endin Jaenudin, S.Pd.I., M.M.Pd yang akan memasuki masa purnabakti di MIS An-Najwa, Senin (22/5/2023). Kebersamaan H. Endin Jaenudin, S.Pd.I., M.M.Pd dengan bapak/ibu guru dan pegawai KKMI BARAKKUDA selama menjadi pengawas di Madrasah terbukti terjalin dengan baik.

Dalam sambutannya Ketua KKMI BARAKKUDA, Neneng Nurbaeti, S.Ag menyampaikan ucapan terimakasih kepada H. Endin Jaenudin, S.Pd.I., M.M.Pd atas sumbangsihnya selama menjadi pengawas di KKMI BARAKKUDA.“Saya mewakili Keluarga Besar KKMI BARAKKUDA mengucapkan beribu-beribu terimakasih atas bimbingan dan arahannya selama menjadi pengawas di KKMI BARAKKUDA, semua prestasi yang madrasah raih juga berkat bimbingan dari Bapak Endin. Meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai pengawas madrasah, kami harap silaturahmi tetap terjalin”, ungkap Neneng Nurbaeti.

Sambutan selanjutnya yaitu dari Drs. Dr. H. U. Badrussalam, MM sebagai Ketua Pokjawas Madrasah Kabupaten Sukabumi menyampaikan Jalin terus Sillaturrahim, jangan sampai terputus dan berharap mudah-mudahan semuanya sehat Jasmani, Sehat Rohani dan Sehat Ekonomi.

Selanjutnya sambutan pengawas KKMI BARAKKUDA, H. Endin Jaenudin, S.Pd.I., M.M.Pd menyampaikan ucapan terimakasih dan permohonan maaf kepada seluruh guru dan pegawai yang telah sama-sama berjuang memajukan madrasah.”Saya secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar KKMI BARAKKUDA dan saya juga mohon maaf kepada semua stekholder karena belum maksimal dalam mendampingi. Rasanya berat sekali untuk berpisah, karena mindset saya merasa belum pensiun. Mudah-mudahan Alloh SWT mengijabah doa-doa bapak ibu semua dan harapannya saya bisa memanfaatkan sisa umur dengan penuh keberkahan’, ungkapnya.

Endin juga menambahkan akan harapannya kepada Kepala Madrasah, guru dan pegawai KKMI BARAKKUDA

“Saya mendoakan mudah-mudahan diberikan nikmat sehat selalu sehingga bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan sabar dan ikhlas. Saya juga berharap bapak ibu sekalian dapat berperan maksimal di masyarakat”, tambahnya.

Sambutan terakhir dari Kepala MIS An-Najwa, Rohimah, S.Pd.I menuturkan, “Kita harus terus berjuang untuk madrasah, jangan setengah-setengah dalam berjuang.”

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cinderamata kepada Bapak Pengawas yang sebentar lagi memasuki masa purna tugas. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan Kepala MI SE KKMI BARAKKUDA.

ASESMEN MADRASAH (AM) BERBASIS DIGITAL MIN 1 SUKABUMI

Sukabumi ( MIN 1 Sukabumi) – MIN 1 Sukabumi mulai melaksanakan Asesmen Madrasah Tahun Ajaran 2022/2023. Asesmen Madrasah (AM) merupakan asesmen sumatif yang dilaksanakan kepada peserta didik kelas akhir jenjang pendidikan madrasah untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan. AM ini merupakan pengganti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) dan Ujian Nasional (UN). Senin, 08 Mei 2023.Asesmen dilaksanakan selama 6 hari dimulai pada Senin (08/05/2023) dan berakhir pada Sabtu (13/05/2023). Pelaksanaan asesmen untuk semua siswa serentak dimulai pukul 07.30 WIB. Dalam 1 hari diujikan 2-3 mata pelajaran, mapel pertama pukul 07.30-09.00 WIB, mapel kedua pukul 09.30-10.00 WIB, mapel ketiga pukul 10.15-11.45 WIB. Jumlah siswa kelas 6 yang mengikuti AM tahun ini sebanyak 118 siswa.

Lalan Suparlan, S.Pd.I selaku ketua panitia Asesmen Madrasah menyatakan terdapat perbedaan pelaksanaan ujian AM tahun 2023 ini dengan ujian sebelumnya yaitu berbasis digital. Pelaksanaan AM 2023 menggunakan Computer Based Test (CBT) dan Android Based Test (ABT) pada aplikasi Safe Exam Browser (SEB).

“Kita akan berusaha untuk selalu memberikan inovasi di madrasah. Selain bertujuan untuk memberikan kemudahan, AM berbasis digital ini akan memberikan pengalaman kepada siswa/i supaya terbiasa dengan perkembangan teknologi yang sering dijumpai di berbagai tempat,” ujar Hj. Tati Yulianti, S.Pd.I., M.Pd selaku Wakamad Kurikulum MIN 1 Sukabumi.

Sementara Kasie Pendidikan Madrasah Kemenag Kab. Sukabumi, H. Maman Hidayat, S.Ag., M.Ag., M.Si., memberikan arahan bahwa madrasah harus jadi pelopor untuk memperkenalkan kepada siswa pembiasaan Asesmen Berbasis Digital. (13/05)

Alhamdulillah pelaksanaan Asesmen Madrasah Tahun Ajaran 2022/2023 di MIN 1 Sukabumi berjalan dengan lancar dan sukses, walaupun ada sedikit kendala jaringan, listrik dan kelayakan HP siswa.Semoga menjadi bahan pelajaran dan pengalaman untuk AM yang akan datang.

Aksi Tanam Pohon Serentak

Sukabumi – Civitas akademika MIN 1 Sukabumi mengadakan kegiatan penanaman 100 pohon sebagai Momentum Student Invest for A Better Earth dengan Aksi Tanam Pohon Serentak 500 titik di Madrasah dan Pondok Pesantren se-Jawa Barat. Neneng Nurbaeti selaku Kepala MIN 1 Sukabumi menyampaikan bahwa sudah saatnya kita berkontribusi ke Bumi dengan menanam pohon dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. (09/05)

Selanjutnya Neneng Nurbaeti mengatakan penanaman pohon dalam skala banyak mampu mendukung tumbuhnya hutan lestari sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Sedangkan, fungsi konservasi mencakup konservasi udara, air dan lahan.

“Konservasi dari sisi udara, pohon dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Keberadaannya mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim. Konservasi air, maksudnya meningkatkan ketersediaan debit sumber mata air dan sungai. Dengan penanaman pohon-pohon tertentu dapat menjadi penyelamat mata air. Dari sisi konservasi lahan, mampu mengeliminir bencana alam karena erosi seperti tanah longsor dan banjir,” jelasnya.

Lebih spesifik, Ia menekankan gerakan tanam pohon sebagai gerakan tanam kebaikan. ”Penanaman pohon sebagai bukti kepedulian cinta dari manusia terhadap bumi yang dipijak dan lingkungan hidup disekitarnya. Dari masa ke masa, gerakan penanaman pohon harus terus dipicu, dipacu dan didongkrak,“ imbuhnya.

“Mari kita tanam pohon dengan penuh kesadaran dan ketulus ikhlasan. Sebab, kita tanam hari ini belum tentu kita yang yang akan memanennya, tetapi menjadi warisan kepada anak cucu generasi penerus kelak. Mari tanam dimanapun kapanpun dan siapapun karena kelestarian lingkungan hidup menjadi tanggung jawab semua komponen baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat,“ ajaknya. Diakhir sambutannya Neneng Nurbaeti menyampikan, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Poondokkasolandeuh. Harapan dari kegiatan penanaman 100 dan Tadabur Alam ini adalah sebuah ikhtiar agar siswa-siswi mempunyai karakter peduli terhadap alam sekitar.